derap langkah sang amarah
angkat nurani yang tertindas
parade duka kelamnya jiwa
orang penuh peluh tak mampu mengeluh
tetap tegak dalam batas yang hampa
jeritmya menebus dinding dinding nurani
menebarkan luka luka dari kejamnya dunia
menyebar petaka yang menghitamkan hati
aku dengar rintihmu kawan
aku rasakan dukamu kawan
aku lihat lukamu kawan
tunggulah disisi keyakinanmu
bahwa Tuhan adil tak pandang bulu
terimalah semua dengan keikhlasanmu
dengan segenap jiwa dan raga
teruskan langkahmu kawan
pada penghujung kemampuanmu
pada ujung tiap tarikan napasmu
biarkan semua berlalu.................
biarkan semua berlalu.............
tangismu biarkan mengalir
kencangkan jeritmu atas ketidak adilan
agar tergetar dinding dinding nurani
agar terbuka tabir tabir dusta
terkuak laksana samudra yang terbelah
bertahanlah kawanku.................
bertahanlah................................
biarkan semua berlalu seiring semua lukamu
diangkat darikaki kaki langit
keadilan akan datang kebenaran akan terungkap
walau mungkin ragamu tak lagi menopang
by zhoel kecu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar